Makanan "Sahabat" si Darah Tinggi

Senin, 4 Maret 2019 Share to
Makanan

Selain berolahraga dan menghindari makanan dengan kadar garam tinggi, penderita darah tinggi harus menghilagkan kebiasaan buruk merokok dan konsumsi minuman keras. Tidak hanya itu, mereka pun wajib mengonsumsi makanan yang mampu membantu menurunkan tekanan darahnya.

Berikut merupakan beberapa makanan yang bisa dijadikan sahabat oleh mereka penderita darah tinggi, agar tekanan darahnya berangsur membaik.

Buah delima

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Nutrition, menyebut jika konsumsi jus delima secara teratur, efektif menurunkan tekanan sistolik darah hingga 21 persen.

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menemukan jika dalam buah delima terkandung banyak zat polifenol yang bersifat antioksidan. Zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk mencegah terbentuknya radikal bebas, yang jadi penyebab sumbatan di pembuluh darah, dan meningkatkan risiko hipertensi.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti brokoli, kangkung, bayam dan lainnya, mengandung senyawa nitrat anorganik yang mampu melemaskan dinding pembuluh darah yang tegang. Saat pembuluh darah dalam kondisi lebih rileks, secara otomatis tekanan darah pun akan cenderung menurun.

Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research, menyebut jika pasien hipertensi yang mengonsumsi sayuran hijau, mengalami 21 persen penurunan tekanan darah.

Gandum utuh

Penelitian yang dilakukan American Journal of Clinical Nutrition, di tahun 2010, menyebut jika konsumsi gandum utuh, 73 persen efektif untuk menurunkan tekanan darah pada kelompok lansia.

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti memantau tekanan darah lansia berusia di atas 50 tahun. Setelah itu, tim peneliti meminta relawan untuk mengonsumsi gandum utuh setiap hari, sebagai sumber karbohirat utamanya. Hasilnya, tekanan darah mereka mengalami penurunan hanya dalam waktu 3 bulan saja.

Minyak Ikan

Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, yang tidak hanya mamu penyehatkan jantung dan memaksimalkan fungsi dari otak. Lebih dari itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition, menyebut jika konsumsi minyak ikan 3 kali dalam seminggu, efektif menurunkan tekanan darah.

Selain dari suplemen minyak ikan yang ada di pasaran, Anda bisa mengonsumsi daging ikan salmon, tuna, sarden, dan makanan lainnya dengan kandungan asam lemak omega-3.

Share to